Rencana Aksi OGI

Rencana Aksi merupakan instrumen utama untuk memastikan kesinambungan ide, gagasan, dan kolaborasi dalam menjalankan prinsip-prinsip pemerintahan terbuka di Indonesia. Pahami dan mari awasi bersama-sama implementasinya.

Tahapan Penyusunan Renaksi 2016-2017

Yang menjadi anggota Tim Inti Open Government Indonesia (OGI) adalah Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian pembangunan (UKP-PPP), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Komisi Informasi Pusat (KIP), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA), Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO), Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), dan Transparency International Indonesia (TII), Gerakan Anti Korupsi Aceh (Gerak Aceh), JARI Indonesia, dan Komite Pemantau Legislatif Makassar (KOPEL) Makassar.

Penjaringan Aspirasi

Penjaringan Aspirasi

Penjaringan aspirasi dilakukan oleh Seknas OGI melalui dua jenis cara. Pertama penjaringan aspirasi dibuka seluas-luasnya kepada publik melalui media online. Dimana melalui media tersebut publik diberikan kesempatannya untuk berpartisipasi dengan mengisi kuesioner yang disebarkan secara online. Cara kedua yang ditempuh adalah melalui penjaringan aspirasi lewat dialog. Pada penyusunan Renaksi tahun ini, proses dialog dilakukan khusus untuk menjaring aspirasi terkait pemerintah daerah.


Selengkapnya
Lokakarya Penyusunan

Lokakarya Penyusunan

Sekretariat Nasional OGI baru saja merampungkan tahap kedua penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) OGI melalui Lokakarya Kementerian dan Lembaga yang dilaksanakan 15 Desember 2015 lalu. Dengan mengedepankan pendekatan partisipatoris, untuk pertama kalinya di dalam penyusunan Renaksi OGI, perwakilan pemerintah dari berbagai Kementerian dan Lembaga duduk bersama koalisi masyarakat sipil dalam rangka membahas dan mengidentifikasi tantangan dan rancangan rekomendasi perwujudan pemerintahan yang lebih akuntabel.


Selengkapnya
Assessment Daerah

Assessment Daerah

Penguatan kapasitas pemerintah daerah di dalam menerapkan praktik-praktik pemerintahan terbuka akan menjadi salah satu muatan utama Renaksi OGI 2016-2017. Sekretariat Nasional (Seknas) Open Government Indonesia (OGI) dibantu koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) melakukan assessment ke beberapa pemerintah daerah di Indonesia dalam kurun waktu November-Februari 2016 untuk menjaring daerah-daerah yang memiliki contoh baik praktik open government (pemerintahan terbuka).
Dari hasil penjajakan, ada tiga pemerintah daerah yang bersedia menjadi proyek percontohan pemerintahan daerah terbuka OGI 2016-2017, yakni Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Di daerah tersebut, Seknas OGI bertemu langsung dengan masing-masing Kepala daerah untuk membahas atau berdiskusi lebih lanjut mengenai praktik-praktik pemerintahan terbuka.


Selengkapnya
Penajaman

Penajaman

Setelah melewati tiga tahap (penyiapan kerangka, penjaringan aspirasi, dan proses pemilihan daerah percontohan renaksi) proses penyusunan Rencana Aksi OGI sekarang masuk dalam tahap IV, yakni “tahap penajaman”. Di tahap penajaman ini, Sekretariat Nasional akan menfasilitasi serangkaian diskusi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menajamkan setiap usulan komitmen yang ada di dalam Draft I Rencana Aksi OGI.


Selengkapnya
Finalisasi

Finalisasi

Penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) OGI 2016-2017 telah sampai pada tahap terakhir yakni tahap finalisasi atau tahap kelima. Mengawali tahap finalisasi adalah sebuah pertemuan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di dalam penyusunan Renaksi ini.


Selengkapnya

Mitra OGI

Newsletter