Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Sumpah Pemuda dan Kolaborasi Anak Muda

  • Kamis, 28/10/2014
  • 0
  • 305

Sumpah Pemuda



Hari ini, 28 Oktober, kita memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini merupakan pengingat peristiwa ketika anak-anak muda dari penjuru Nusantara berkumpul dan berikrar. Mereka, anak-anak muda yang tergabung dalam berbagai Jong, menyatakan diri sebagai satu bangsa.dari berbagai suku namun bisa berkolaborasi mewujudkan satu cita-cita, satu tujuan: Kesatuan Indonesia. Dalam pertemuan tersebut pula untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan.

Apa yang bisa kita pelajari dari Sumpah Pemuda?

Tantangan yang dihadapi oleh anak-anak muda sekarang tentu berbeda dari apa yang dihadapi generasi 1928, ketika Sumpah Pemuda dikumandangkan. Perkembangan teknologi serta perubahan jaman menjadi penanda terjadinya pergeseran masalah, dan kebutuhan serta cara menyelesaikannya.

Berbeda dengan generasi 1928-an sampai era revolusi di mana anak muda mengangkat senjata, generasi sekarang memiliki bentuk perjuangan yang berbeda. Dengan permasalahan negara yang cukup rumit, mulai dari korupsi yang merajalela serta rendahnya kinerja pemerintahan, anak muda Indonesia dapat berkontribusi untuk bergabung dalam gerakan untuk membangun pemerintahan yang transparan dan lebih berkinerja melalui Open Government Indonesia (OGI).

OGI adalah suatu gerakan yang merupakan komitmen Indonesia untuk mewujudkan prinsip transparansi dan partisipasi publik sebagai bentuk perjuangan untuk melawan korupsi dan meningkatkan kinerja pemerintahan. OGI adalah gerakan yang dikelola bersama oleh pemerintah dan publik.

Dalam usahanya mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, OGI mengajak pemuda Indonesia dengan  membuka ruang bagi mereka untuk berkontribusi. Salah satunya adalah melalui mekanisme #MagangOGI. program magang yang dilakukan selama 3 bulan sering menghasilkan kerja kolaboratif yang bisa menjadi bukti bahwa anak-anak muda kita bisa diandalkan. Beberapa karya telah ditorehkan oleh pemagang OGI, salah satu diantaranya adalah peserta #MagangOGI membuat acara IDONESIA 2.0: Kolaorasi untuk Inovasi.

Kalau dalam Sumpah Pemuda kehadiran anak-anak muda dari berbagai Jong, maka dalam mewujudkan kegiatan INDONESIA 2.0: Kolaborasi untuk Inovasi, anak-anak muda datang dari berbagai universitas dan dari berbagai disipllin ilmu.

Acara yang dilaksanakan pada 5 September 2014 bertujuan untuk mengenalkan gerakan Open Data kepada masyarakat. Alih-alim mengenalkan gagasan Open Data dengan “serius” dan kaku, anak-anak muda OGI menjalankan ide yang segar, melaksanakan acara dengan format talk show yang santai, serta memilih lokasi yang tidak biasa: Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta. Acara meriah ini dihadiri lebih dari 350 peserta sampai kursi yang disediakan panitia tidak mencukupi. Pencapaian yang luar biasa karena dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, peneliti, pekerja dari sektor privat, pegiat Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) serta PNS.

Tidak hanya mengenalkan definisi open data dengan talk show, anak-anak muda ini juga mengkreasi produk sehingga perkenalan “open data” dapat dirasakan dengan mudah melalui contoh. Proses registrtasi peserta kegiatan ini dilakukan dengan on line melalui situs http://kolaborasiinovasi.net/ . Melalui situs tersebut, para peserta tahu apakah kuota kursi sudah penuh atau belum. Dan, sekali lagi, proses pembuatan situs tersebut juga merupakan kerja kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu: mahasiswa IT, desain grafis serta mahasiswa dari berbagai jurusan yang mengisi konten.

Apa yang dapat disimpilkan dari kegiatan INDONESIA 2.0: Kolaborasi untuk Inovasi? Salah satu kata yang muncul adalah “kolaborasi”. Dan kata tersebut pula yang muncul ketika kita mengingat Sumpah Pemuda, bukan?

Ada berbagai cara untuk memaknai Sumpah Pemuda dengan berbagai kreasi. Dan ujungnya tentu saja satu: Indonesia yang lebih transparan, partisipatif dan inovatif. Indonesia yang lebih baik. Selamat Hari Sumpah Pemuda

Komentar

Newsletter