Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Renaksi OGI 2016-2017 Dimulai Dengan Tahapan Penjaringan Aspirasi Publik

  • Kamis, 07/01/2016
  • 0
  • 188

Penjaringan aspirasi dilakukan oleh Seknas OGI melalui dua jenis cara. Pertama penjaringan aspirasi dibuka seluas-luasnya kepada publik melalui media online. Dimana melalui media tersebut publik diberikan kesempatannya untuk berpartisipasi dengan mengisi kuesioner yang disebarkan secara online. Cara kedua yang ditempuh adalah melalui penjaringan aspirasi lewat dialog. Pada penyusunan Renaksi tahun ini, proses dialog dilakukan khusus untuk menjaring aspirasi terkait pemerintah daerah.

Penjaringan Aspirasi Online

Penjaringan Aspirasi Online untuk penyusunan Rencana Aksi Open Government Indonesia (Renaksi OGI) 2016-2017 telah selesai dilaksanakan! Terima kasih kepada kamu yang telah ikut serta berpartisipasi dalam menyuarakan aspirasinya di tahap Penjaringan Aspirasi Online Penyusunan Renaksi OGI 2016-2017.

316 responden di lebih dari 52 kota di seluruh Indonesia turut berpartisipasi dalam proses penjaringan aspirasi online melalui pengisian kuisioner terhitung sejak tanggal 4 sampai dengan 13 Desember 2015. Pada periode tersebut, masyarakat memberikan aspirasinya akan keterbukaan dan partisipasi di 7 isu utama: Pelayanan Publik, Transparansi Anggaran, Penegakan Hukum, Lingkungan dan Sumber Daya Alam, Keterbukaan Parlemen, Pembangunan Desa, serta Tata Kelola Data.


Responden


Antuasiasme responden dalam menyuarakan aspirasinya mendorong perbaikan pemerintah yang lebih akuntabel juga bisa dilihat dari beragamnya komentar yang masuk lewat kuisioner berikut:

balon-02(1)

AA dan YO merupakan 2 dari 316 responden yang ikut menyuarakan aspirasi di bidang Pelayanan Publik dan Transparansi Anggaran. Secara umum, mayoritas masyarakat beranggapan kinerja pemerintah yang terbagi dalam 7 isu bersar tersebut belum cukup terbuka. Keterbukaan informasi didukung oleh media layanan yang memadai perlu lebih diupayakan.

Balon 2-01

Aspirasi yang telah disuarakan oleh masyarakat kini sedang diproses dan akan menjadi dasar rekomendasi penyusunan Renaksi OGI 2016-2017. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci dari upaya perwujudan pemerintahan yang lebih akuntabel. Terima kasih kepada kamu yang telah #AmbilPeran dalam mewujudkannya!

Penasaran dengan hasilnya? Tunggu informasinya di Twitter Open Government Indonesia @OpenGovIndo dan Facebook Open Government Indonesia. Sekretariat Nasional membuka kesempatan bagi publik untuk berkontribusi secara aktif di dalam proses penyusunan Renaksi ini. Masukan terhadap rancangan renaksi ditutup pada Jumat, 17 Juni 2016 melalui alamat surel: contact@opengovindonesia.org.


Penjaringan Aspirasi Lewat DIalog (Off-line)


Mengedepankan pendekatan partisipatoris dalam penyusunan Rencana Aksi Open Government Indonesia (Renaksi OGI) kali ini, tahap penjaringan aspirasi offline dengan melakukan penjajakan ke daerah telah dilaksanakan. Upaya ini dilakukan guna mendapatkan pemetaan kebutuhan publik secara lebih komprehensif. Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Kabupaten Bojonegoro, dan Kota Makassar dipilih sebagai tiga daerah yang mewakili daerah-daerah lainnya di Indonesia bagian Barat, Tengah, dan Timur.

Jika pada penjaringan aspirasi online masyarakat diminta untuk mengisi kuisioner, pada tahapan penjaringan aspirasi offline masyarakat dan pemerintah duduk bersama dalam Focus Group Discussion sebagai sarana diskusi dan penjaringan aspirasi. Dalam penyusunan Renaksi 2016-2017 ini, OGI ingin lebih meningkatkan pelibatan daerah dalam perwujudan pemerintahan yang akuntabel. Cara ini juga diharapkan menjadi dorongan bagi daerah untuk bisa menerapkan prinsip Open Government di Pemerintah Daerah masing-masing.

Lalu, apa saja yang ditemukan di Penjaringan Aspirasi ke Daerah?

Banyak hal menarik yang ditemukan dari penjaringan aspirasi ke daerah. Sejumlah inovasi telah dilakukan oleh beberapa pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel. Temuan unik di masing-masing daerah kami rangkum pada kolom berikut:

 

(Draft) Desain Artikel Penjaringan Offline-03

 

Selain inovasi-inovasi keterbukaan, ditemukan pula sejumlah tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah antara lain terbatasnya sumber daya manusia, infrastrukur, perbedaan nilai di masyarakat dan tantangan-tantangan lainnya. Pencapaian, aspirasi, dan tantangan yang disampaikan oleh rekan-rekan di daerah ikut dijadikan rekomendasi dalam penyusunan Renaksi OGI 2016-2017.

Jangan lupa untuk pantau terus perkembangan Penyusunan Renaksi OGI 2016-2017 di twitter Open Government Indonesia @OpenGovIndo, Facebook Open Government Indonesia, dan website kami diwww.opengovindonesia.org.

Komentar

Newsletter