Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Presiden Yudhoyono: BDF Merupakan Solusi Untuk Berbagai Persoalan Global

  • Kamis, 08/11/2012
  • 0
  • 263

BDF


Bali Democracy Forum telah resmi dibuka pagi ini 08 november 2012, oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) di Ruang Mangupura, Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali. BDF ke 5 yang mengambil tema “Advancing Democratic Principles at the Global Setting” ini dihadiri oleh 11 Kepala Negara/Pemerintahan, 42 Menteri dan Wakil Menteri, serta 45 Kepala Delegasi lainnya.

Dihadapan peserta BDF, Presiden Yudhoyono menjelaskan pentingnya forum ini sebagai solusi untuk mengatasi berbagai persoalan internasional yang ada “Forum ini diyakini bisa menjadi forum pemerintahan global untuk menyelesaikan persoalan yang ada dan menjadi sangat penting di masa depan” Tegas SBY.

Selain menjelaskan pentingnya peran BDF, Presiden Yudhoyono juga menjelaskan tiga cara untuk meningkatkan demokrasi dalam tata pemerintahan global. Pertama, menurut Presiden Yudhoyono, kita harus memastikan bahwa pemerintahan global dapat mencerminkan realitas zaman, di mana pusat kekuasaan secara luas tersebar. “Kredibilitas tata pemerintahan global berada dalam bahaya apabila negara-negara masih melihatnya sebagai realita masa lalu” kata SBY. Kedua, tata pemerintahan global harus mampu menciptakan mekanisme dalam mengadapi isu intolerasi yang berkepanjangan. Sedangkan yang ke tiga, organisasi di kawasan harus diberikan porsi yang lebih besar dalam proses pembuatan keputusan pada tataran global. Menurut Presiden Yudhoyono, organisasi regional ada pada posisi yang lebih baik dalam memahami permasalahan di masing-masing kawasan, sehingga mampu menciptakan suatu tata pemerintahan global yang lebih baik.

Sementara itu menteri luar negeri Marty M. Natalegawa mengatakan bahwa sudah saatnya BDF membawa isu demokrasi kejenjang yang lebih tinggi “Yaitu bagaimana masyarakat internasional bisa mengembangkan prinsip-prinsip demokratis di tingkat global” kata Menlu, menegaskan. (OpenGov)

Komentar

Newsletter