Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Pernyataan Bersama Masyarakat Sipil untuk OGP Bali

  • Kamis, 15/05/2014
  • 0
  • 398

Tim inti ogi

Open Government Partnership (OGP) merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah dengan organisasi masyarakat sipil (Civil Society Organizations-CSO) untuk mewujudkan pemerintahan yang terbuka berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipasi publik, dan inovasi. Kolaborasi yang efektif dapat terwujud manakala pemerintah memberikan ruang publik yang memadai untuk menyuarakan aspirasinya dan organisasi masyarakat sipil (CSO) menggunakan ruang publik tersebut untuk mengawasi dan memberikan masukan konstruktif bagi pemerintah untuk mengawal semangat keterbukaan.

Open Government Indonesia sejak dibentuk pada 20 September 2011 telah mewujudkan kolaborasi antara pemerintah dengan organisasi masyarakat sipil yang tergabung di dalam tim inti Open Government Indonesia yang terdiri atas: Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian pembangunan (UKP-PPP), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Komisi Informasi Pusat (KIP), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA), Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO), Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), dan Transparency International Indonesia (TII), Gerakan Anti Korupsi Aceh (Gerak Aceh), JARI Indonesia, dan Komite Pemantau Legislatif Makassar (KOPEL) Makassar.



Kolaborasi yang telah dilakukan dalam 3 tahun terakhir telah menghasilkan berbagai pencapaian dalam mengawal pemerintah yang terbuka, seperti Rencana Aksi Open Government Indonesia yang saat ini tengah dalam pembahasan. Kolaborasi ini tentunya harus terus dijaga dan dikembangkan agar menjadi inspirasi bagi pemerintah di tingkat daerah maupun pemerintah negara-negara anggota OGP lainnya.

September 2013 lalu, Indonesia bersama Meksiko menjadi Ketua Bersama untuk Open Government Partnership (co-chair), dimana Indonesia menjadi Ketua Utama (Lead Chair). Momen Keketuan Indonesia di OGP seharusnya menjadi ajang untuk semakin berbenah diri memastikan keberlangsungan gerakan keterbukaan pemerintah di Indonesia.

Di awal Mei 2014 baru-baru ini, pemerintah Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Open Government Partnership Asia Pacific Regional Conference. Kegiatan ini diselenggarakan pada 6-7 Mei 2014 di Nusa Dua, Bali dan berjalan dengan lancar. Dua hari sebelum pelaksanaan OGP Bali tersebut, CSO Indonesia menyelenggarakan kegiatan pendamping bertajuk CSO Day and Marketplace pada 4-5 Mei 2014. Dari kegiatan CSO Day tersebut dihasilkan masukan-masukan konstruktif bagi negara-negara anggota OGP yang dinyatakan dalam bentuk pernyataan bersama (Joint Communique’). Berikut juga kami sertakan video singkat yang menjelaskan kepada anda pernyataan bersama dari CSO. Selamat menyaksikan.

Komentar

Newsletter