Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

OGI On Air II di RRI Pro 6FM

  • Kamis, 10/08/2013
  • 0
  • 363

OGI On Air II di RRI Pro 6FM




Open Government Indonesia (OGI) kembali mengundang 3 perwakilan peserta kompetisi OGI untuk berdiskusi on air di RRI Pro 6FM. Tema diskusi  adalah progres perbaikan layanan publik kompetisi OGI. Kali ini pembicara yang diundang yaitu Kabid Penilaian dan Akreditasi dari Fungsional LIPI Ely Elliah M.M, Kasubdit Pengembangan Usaha Angkutan Laut, DITLALA, DIRJEN Hubungan Laut Ir. M. Haekal Dachlan dari Kementerian Perhubungan dan Sumirat Dwiyanto dari Badan Narkotika Nasional.

Diskusi On Air selama 1 jam ini cukup menarik perhatian pendengar untuk bergabung, bukan hanya pendengar dari jakarta, tapi pendengar-pendengar dari luar kota seperti bogor dan pekan baru juga ikut bergabung.

Melalui diskusi interaktif dengan penyiar dan dan pendengar, terungkap beberapa hal menarik terkait terobosan-terobosan yang telah dilakukan oleh tiga unit layanan publik tersebut selama mengikuti kompetisi OGI dalam empat bulan terakhir. Ely Elliah, M.M perwakilan Fungsional LIPI , menjelaskan bahwa LIPI telah membuat terobosan progresif dengan membuat layanan peneliti online, yang mempunyai dampak besar dalam memotong waktu penilaian hingga dari sebelumnya 6 bulan menjadi 45 hari saja. Selain itu menurut Ely Elliah layanan peneliti online ini juga sangat membantu dalam mengurangi jumlah plagiarisme.

Ditalala dari Kementerian Perhubungan juga melakukan langkah-langkah progresif, menurut Haekal, dengan adanya sistem pelayanan perijinan online maka saat ini jumlah calo bisa dikurangi secara signifikan. Langkah-langkah progresif yang tak kalah menarik diambil oleh Badan Narkotika Nasional yang membuat game-game online edukatif tentang bahaya narkoba. Menurut Sumirat, menanamkan pendidikan anti narkoba sejak dini adalah langkah penting pencegahan narkoba, dan saat ini menjadi perhatian serius dari Badan Narkotika Nasional. (Open Gov)

Komentar

Newsletter