Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Inisiasi Open Government di Kota Ambon

  • Kamis, 13/08/2012
  • 0
  • 124

Tim OG bersama Richard L



Kota Ambon memiliki sejarah yang panjang dan tua. Cikal bakal Kota Ambon dapat ditelusuri sejak abad pertengahan dengan sudah ramainya kawasan tersebut sebagai jalur pelayaran. Dari bandar yang ramai itulah daerah yang kemudian dikenal sebagai Kota Ambon, berkembang.

Setelah Kalteng dan Inhu, Ambon adalah daerah ketiga sebagai lokasi percontohan Open Government (OG). Sama halnya dengan Kalteng (tingkat provinsi) dan Inhu (tingkat kabupaten), terpilihnya Ambon juga melalui mekanisme seleksi dan pembobotan.

Situs Pemerintah Kota Ambon sudah menampilkan keterbukaan anggaran yang khusus data belum dilakukan pemutakhiran data. Selain itu, situs ini juga sudah melakukan terobosan melalui adanya sub-domain Geographic Information System (GIS) Pemberdayaan yang menampilkan data sosial (kemiskinan, dll) dengan detil. Selain itu, Ambon telah memiliki layanan pengaduan masyarakat melalui sms yang dikelola oleh Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE).

Sama seperti Kalteng dan Inhu, proses implementasi di Ambon diawali dengan diskusi antara tim OG dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan jajarannya. Pertemuan pertama dilakukan pada 11 Juli 2012 di Kantor Walikota Ambon. Pada pertemuan ini Pemerintah Kota Ambon menyambut baik gagasan gerakan OG untuk dilaksanakan di Ambon. Richard selaku Walikota Ambon pun memiliki sebutan sendiri yaitu “Walikota Mabuk”. Walikota Ambon kali ini, tidak berbeda jauh dengan Bupati “Koboi” Inhu, selalu melakukan ‘turun ke bawah  (turba)’ atau kunjungan ke lapangan dalam rangka menyerap aspirasi dan langsung melakukan rapat di lapangan

Setelah pertemuan dengan Walikota Ambon, tim OG mengunjungi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara lain Bappeda Kota Ambon, D. Matulaperwa; KPDE, Janes Latumahina dan tim; dan Kantor Pelayanan Publik, G.D. Nendisa; dan Kepala Dinas Pendidikan, B.A.J Kainama. Pertemuan tersebut guna lebih mematangkan gagasan inisiasi OG di Ambon.

Setelah kunjungan ke berbagai SKPD, pada malam tanggal 12 Juli 2012, sebagai bentuk antusiasme Richard atas OG, langsung dilakukan pertemuan dengan semua kepala OPD, camat dan perwakilan lurah. Pada pertemuan ini, tim OG mempresentasikan rencana kegiatan OG di Ambon yang sebelumnya telah disepakati oleh Walikota. Presentasi dan diskusi dengan seluruh kepala OPD, camat dan kepala desa sebetulnya tidak masuk dalam agenda kunjungan tim OG ke Ambon. Kegiatan ini merupakan inisiatif Walikota yang menginginkan agar semua pemangku kepentingan di lingkup pemerintah kota Ambon mendengarkan langsung inisiatif implementasi OG di Kota Ambon.

Beberapa inisiasi yang akan dilakukan di Ambon adalah pengelolaan situs  yang lebih maksimal, salah satunya melalui pemutakhiran data, pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) beserta perangkat dan kelengkapannya, open school dan open budget. (OpenGovIndo)

Komentar

Newsletter