Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Dukung Pencerah Nusantara untuk OGA 2015!

  • Kamis, 09/06/2015
  • 0
  • 291


Sumber Gambar : http://pencerahnusantara.org

Terima kasih banyak atas partisipasi masyarakat di dalam proses seleksi nasional Open Government Awards 2015. Kami menerima sebanyak 8 inisiatif / nominasi baik dari publik maupun instansi pemerintah. Kedelapan inisiatif ini adalah:

1.   Kawal Pemilu (kawalpemilu.org)

Sebuah gerakan partisipasi netizen yang berpihak pada kebenaran data untuk mengawal suara rakyat dan mendukung penuh proses demokrasi Indonesia. Tujuan dari situs ini adalah membuat rekapitulasi data pemilu 2014 di Indonesia secara real count untuk membantu KPU dalam mengawal formulir C1.

2.   Open Data untuk Banda Aceh (http://data.bandaacehkota.go.id/)

Platform data terbuka yang dimotori Pemerintah Kota Banda Aceh dengan melibatkan organisasi masyarakat sipil setempat dan beberapa organisasi donor untuk meningkatkan akses informasi publik masyarakat setempat.

3.   Pencerah Nusantara (http://pencerahnusantara.org)

Suatu gerakan penguatan sistem layanan primer bersifat lintas sektoral yang diinisiasi oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI untuk Millennium Development MDGs (KUKP RI-MDGs) sejak tahun 2012. Pencerah Nusantara mengajak tenaga kesehatan, masyarakat/relawan, pemerintah, sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat dan pemuda untuk bersama-sama memperkuat sistem pelayanan kesehatan primer di Indonesia dengan didukung jaringan IT.

4.   Jempol Mancep Kab Probolinggo

Sebuah inovasi pelayanan publik di Puskesmas Sumberasih  yang berbasis tekhnologi informasi dengan menggunakan sidik jari pasien (metode fingerprint) yang diintegrasikan dalam software simpustronik yang menghasilkan pelayanan cepat tuntas tanpa kertas (paperless service)

5.   ATM Samsat Jatim

ATM Samsat Jatim merupakan singkatan dari Anjungan Transaksi Mesin (Layanan) Samsat Jawa Timur yang mengintegrasikan proses pelayanan Samsat yang terdiri dari pendaftaran, penetapan, pembayaran dan pengesahan dalam satu mesin.

6.   Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan (UPTPK) Sragen

UPTPK Sragen adalah sebuah kantor yang memadukan semua pelayanan kemiskinan di semua Badan/Dinas/Kantor/Bagian (dengan data dan indikator kemiskinan yang berbeda), menjadi pelayanan satu atap dengan indikator sama dan data terpadu (single data base) serta dengan prosedur yang singkat dan sederhana.

7.   Unit Perinatologi RSU Lasinrang

Pelayanan Perinatologi di Kabupaten Lasinrang, Makasar berfokus kepada bagaimana penanganan bayi yang baru lahir yang beresiko tinggi ditangani sejak dini sebelum penyakitnya menjadi lebih berat, sehingga memudahan untuk dapat diselamatkan. Layanan perinatologi ini merupakan kolaborasi antar pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan Kementerian Kesehatan, serta melibatkan organisasi-organisasi non pemerintah dengan menekankan pada proses perubahan paradigma pelayanan perinatologi di RSU Lasinrang.

8.   Kemitraan Dukun-Bidan Aceh Singkil

Program ini menitikberatkan kepada pengembangan kemitraan antara dukun dan bidan dalam upaya untuk menekan angka kematian anak dan ibu melahirkan. kerjasama sinergis antara dukun dan bidan diwujdukan sebagai bentuk penanganan persalinan bersama dengan saling menutupi kekurangan masing-masing.

Keempat juri, dua dari pemerintah dan dua dari Organisasi Sipil Masyarakat (Otho Hadi dan Theresia Ronny dari Bappenas, Sugeng Bahagijo, INFID, dan Tanti Suryani, TIFA Foundation) telah berembuk selama 6 hari dan memutuskan untuk menominasikan program Pencerah Nusantara sebagai wakil inisiatif dari Indonesia yang akan diikutkan dalam kompetisi Open Government Awards 2015.

Program Pencerah Nusantara dipilih karena:

·    dinilai sebagai sebuah inisiatif yang dapat memberikan dampak nyata dan cukup fundamental (memberikan energi bagi perubahan yang lebih baik);

·    memiliki faktor pengungkit yang kuat (transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas);

·    memiliki jejaring yang kuat baik dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari sisi pemerintah (pusat dan daerah) maupun dengan pemangku kepentingan lain seperti CSO, akademisi, dan organisasi profesi, lembaga donor dan sektor swasta;

·    inisiatif akan terlembaga atau di scale up, karena telah diadopsi menjadi program nasional pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan; dan

·    memiliki dampak signifikan karena dapat memutus salah satu faktor pemutus “lingkaran setan” kemiskinan.

Para juri lebih lanjut mengakui bahwa 7 nominasi lain juga tidak kalah menarik dan inovatif, namun mengakui bahwa kriteria dari Open Government Awards 2015 memang cukup spesifik di mana mereka mencari sebuah program pelayanan publik yang:

·    kuat unsur kolaborasi dan partisipasi masyarakat;

·    terbukti telah meningkatkan akses informasi terhadap keberadaan pelayanan publik;

·    pemerintah menjadi lebih responsif atas masukan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik;

·    masyarakat berpartisipasi aktif di dalam desain, realisasi dan monitoring pelayanan publik;

·    memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kualitas hidup masyarakat setempat; dan

·    ada bukti konkrit bahwa inisiatif telah berhasil/ dapat terinstitusionalisasikan / scale up.

Berikutnya, panitia nasional akan bekerja sama dengan tim Pencerah Nusantara untuk mempersiapkan aplikasi keikutsertaan mereka sebagai inovasi yang mewakili Indonesia di dalam ajang Open Government Awards 2015.

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk semua yang telah berpartisipasi aktif di dalam proses seleksi nasional ini.

Komentar

Newsletter