Navigasi

KABAR

Ikuti berbagai berita tentang perjalanan Pemerintahan Terbuka di Indonesia

Dialog Pegiat Media Sosial dengan Kepala UKP4 untuk Perbaikan Layanan Publik

  • Kamis, 18/07/2013
  • 0
  • 188

Pegiat Media Sosial dengan Kepala UKP4



Pada tanggal 16 Juli 2013, kepala Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Kuntoro Mangkusubroto, mengadakan dialog dengan Internet Citizen (Netizen) untuk mendiskusikan solusi perbaikan layanan publik. Acara diskusi dan buka puasa bersama yang diadakan di hotel Lemeridien Jakarta ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dari influencer media sosial dalam hal perbaikan layanan publik.
Menurut Kuntoro, dalam demokrasi suara rakyatlah yang harus didengarkan, oleh karena itu UKP4 sebagai salah satu anggota tim inti Open Government Indonesia (OGI) mengundang para pegiat sosial media untuk memberikan ide dan masukan dalam hal perbaikan layanan publik. “Saya percaya anda semua sudah rembug dan menganalisis berbagai macam permasalahan untuk membantu kita, saya tidak akan banyak bicara, saya ingin dengar dari rekan-rekan semua” ujar Kuntoro.


Dialog yang diikuti oleh puluhan influencer media sosial ini berlangsung menarik, diskusi dibanjiri dengan ide-ide inovatif untuk meningkatkan layanan publik. Rene Suhardono misalnya, menekankan pentingnya masyarakat mendapatkan akses yang mudah dalam hal informasi publik “Bayangkan kalau kita punya akses informasi publik, tentu akan sangat memudahkan masyarakat” ujar Rene, bersemangat. Hal senada juga diungkapkan oleh Poltak, yang menyatakan pentingnya akses yang mudah terhadap data “Hanya dengan data kita bisa melakukan segala sesuatu dengan terpola dan efisien” tegas Poltak.


Jika Rene dan Poltak lebih menyoroti kemudahan mendapatkan data dan informasi, maka Ainun seorang ibu rumah tangga yang aktif di media sosial, menekankan pentingnya pemerintah agar lebih rendah hati dalam segala hal “Pemerintah perlu rendah hati untuk mengakui berbagai persoalan yang ada, bahwa ada berbagai masalah yang masih belum selesai” kata Ainun. Menurut Ainun pemerintah perlu lebih melibatkan masyarakat dalam menjalankan program-program kerjanya agar berjalan lebih efektif. Ainun juga menyoroti pelabelan program pemerintah, menurutnya pemerintah juga sebaiknya lebih rendah hati dalam memberi nama program-programnya dengan cara mengurangi label-label pemerintahan dan menggunakan nama-nama yang lebih menarik masyarakat untuk ikut berpartisipasi.


Secara umum para pegiat media sosial merasa surprise dengan acara semacam ini, seperti yang dicuitkan oleh Rene Suhardono di akun @ReneCC: “Seringkali pejabat datang sekedar untuk memberi pidato. Pak Kuntoro justru menghabiskan waktu untuk mendengarkan. Keren!” seru Rene.
Dalam dialog dengan pegiat sosial media ini Kuntoro Mangkusubroto menekankan pentingnya kebutuhan pemerintah untuk mendengarkan m

asukan masyarakat “Setelah kita 40 tahun dibawah rezim otoriter, benih-benih ketakutan di pihak rakyat, benih-benih sok kuat dari pemerintah memang masih ada sisa-sisanya, tapi itu semua mulai berubah” jelas Kuntoro. Lebih jauh menurut Kuntoro, forum-forum dialog seperti ini adalah medium untuk merefresh ide dan pikiran agar tercipta inovasi. (OpenGov)

Komentar

Newsletter