Navigasi

Kalender

Inisiatif OGP merupakan proses yang dinamis, dan harus berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pilar dan pemangku kepentingan. Kesinambungan ide, gagasan.

OGI event Holiday

  • Kamis,22/02/2016
  • 2
  • 441

Event Test

Jakarta, 29 Oktober 2015 – Delegasi RI yang dipimpin oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan terdiri dari unsur Kantor Staf Presiden, Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, dan KBRI Mexico City, serta unsur organisasi masyarakat sipil (CSO), telah menghadiri dan berpartisipasi dalam Open Government Partnership (OGP) Steering Committee dan OGP Global Summit 2015 yang diselenggarakan pada 27-29 Oktober di Mexico City, Meksiko.

Sebagai salah satu negara pendiri OGP dan anggota Komite Pengarah (Steering Committee) yang baru saja terpilih kembali untuk periode 2015-2018,partisipasi Indonesia dalam OGP Summit 2015 kali ini merupakan wujud komitmen Indonesia untuk melanjutkan kolaborasi dengan negara anggota OGP lainnya dalam menjawab tantangan global terkini. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk upaya Indonesia untuk terus mengembangkan gerakan pemerintah terbuka (opengovernment) di tingkat nasional dan kawasan Asia Pasifik.

Dalam Pertemuan Komite Pengarah tingkat Menteri/Ministerial Steering Committee OGP pada 27 Oktober 2015,Menteri PPN/Kepala Bappenas, selaku Menteri yang memimpin implementasi OGP di Indonesia, menyatakan pentingnya dukungan OGP bagi pencapaian target-target Agenda 2030 untuk tujuan pembangunan berkelanjutan/SDGs, dan pentingnya kemitraan Pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan untuk menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih baik. Pada pertemuan tersebut Menteri PPN juga menyampaikan bahwa prinsip-prinsip keterbukaan akan mendorong transparansi anggaran dan pencegahan korupsi.

Tampil sebagai salah satu pembicara dalam sesi panel “Open Government Partnership: What is the New Frontier?”, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan bahwa OGP sejalan dengan kepentingan Indonesia, yang mengusung prinsip transparansi sebagai salah satu metode terbaik untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Indonesia memandang pentingnya penguatan kemitraan antara pemerintah dan organisasi masyarakat sipil untuk mewujudkan transparansi tersebut. Oleh karena itu, Indonesia saat ini memiliki organisasi masyarakat sipil yang maju dan kuat, yang telah menjadi mitra Pemerintah dalam upaya mewujudkan pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik. Menteri PPN juga menyampaikan pentingnya OGP untuk turut melibatkan komunitas bisnis dan filantropis dalam mendukung rencana aktifitas OGP di masa mendatang.

Komentar

Newsletter